Do you know Muslimah?Become her contact |
Who is on Multiply?Find your friends |
Want to learn more?Take the Tour |
Already a Member?Sign In |
|
Do you know Muslimah?Become her contact |
Who is on Multiply?Find your friends |
Want to learn more?Take the Tour |
Already a Member?Sign In |
|
.........Muslimah......
Malumu adalah mahkota yang tidak memerlukan singgasana
Karena ia berkuasa menjaga diri dan nama
Ketegasanmu umpama benteng diri, negara dan agama
Dari dirobohkan dan jua dibinasakannya....
Diri kita ibarat intan berlian, lagi dijaga dan disimpan dengan rapi....
Lagi tinggi nilainya dan mahal harganya.
Jangan biarkan diri kita seperti makanan yang dijual ditepi-tepi jalan
Terdedeah dan dipegang-pegang, akhirnya menjadi rusak dan basi
MUSLIMAH jagalah, peliharalah aurat dan maruat dirimu........
amiiiin ya robbal 'alamin
Aku pernah menjumpai SESEORANG yang Keinginannya untuk MENYEMPURNAKAN Kewajibannya dan HASRATnya untuk MEMUASKAN NAFSUnya!!!!!!!!!!
Sungguh Telah kuhabiskan umurku dalam penundaan (Taubat) dan khayalan-khayalan yang hampa, dan aku telah putus asa terhadap kebaikanku..
NAFSUnya Telah menipuku dan NAFSUku menurutinya, hari-hariku selalu mengelabuiku...dan telah berkepak-kepak diatas kepalaku sayap-sayap maut
Sebuah PERBEDAAN mungkin INDAH untuk diPAHAMI namun kadang akan menjadi PENGHANCUR jika KEEGOISAN tetap bertahan. Sebuah Keinginan terkadang harus diungkapkan untuk bisa diketahui, tapi kadang sebuah DIAM juga diperlukan jika kita memang harus BELAJAR untuk MENGERTI!!!!!!!!!!!!!
Bajumu tidak sama dengan BAJUku. WARNAmu tidak sama dengan WARNAku. BICARAmu tidak sama dengan BICARAku. AKU ajak KAMU keSINI tapi KAMU keSANA. KITA BERBEDA!!!!!!!! dan KITA BERPISAH!!!!!!!!
sinar mentari itu tak lagi sehangat biasa
terkepung dinginnya kabut es alaska
dalam diam...
dia menanti...
tak jua kau sinari
bimbang kian menusuk sukma
kapankah ia temui jawaban atas senuanya????
ragu mulai membelenggu satu sisi cinta
AKANKAH KAU SLALU ADA???
-to some1
don't be sad!
Alloh swt. always gives the best
seseorang dari masa lalu...
mengusik ketenangan kalbu
mengoyak damai dalam hati
sukma merasa pedih...
duka...
lara...
tangis...
air mata...
penuh tanda tanya...
risau...
bimbang...
ragu...
cemas...
tak tahu apa yang harus kutempuh...
ia mengikuti setiap langkah
membuka memori kelam
tanpa kunci kehidupan...
yang seharusnya selalu ia pegang erat
tanpa peringatan...
hancurkan bingkai pelindung kotak kenangan hitam
bingkai itu pecah!!!
berserak tak terarah
kujamu puing-puing getir...
kutatap kabut bayangmu mencengkeram indahnya matahariku
kuberlari...
tanganmu terus menggapai semerbak wangi bungaku
memudarkan cahaya bintang di angkasa mimpiku
engahku...
nafasku satu-satu...
Kulitnya hitam. Wajahnya jelek. Usianya tua.Waktu pertama kali masuk ke rumah wanita itu, hampir saja ia percaya kalau ia berada di rumah hantu. Lelaki kaya dan tampan itu sejenak ragu kembali. Sanggupkah ia menjalani keputusannya? Tapi ia segera kembali pada tekadnya. Ia sudah memutuskan untuk menikahi dan mencintai perempuan itu. Apapun resikonya. Suatu saat perempuan itu berkata padanya, "Ini emas-emasku yang sudah lama kutabung, pakailah ini untuk mencari wanita idamanmu, aku hanya membutuhkan status bahwa aku pernah menikah dan menjadi seorang istri." Tapi lelaki itu malah menjawab, "Aku sudah memutuskan untuk mencintaimu. Aku takkan menikah lagi." Semua orang terheran-heran. Keluarga itu tetap utuh sepanjang hidup mereka. Bahkan mereka dikaruniai anak-anak dengan kecantikan dan ketampanan yang luar biasa. Bertahun-tahun kemudian orang-orang menanyakan rahasia ini padanya. Lelaki itu menjawab enteng, "Aku memutuskan untuk mencintainya. Aku berusaha melakukan yang terbaik. Tapi perempuan itu melakukan semua kebaikan yang bisa ia lakukan untukku. Sampai aku bahkan tak pernah merasakan kulit hitam dan wajah jeleknya dalam kesadaranku. Yang kurasakan adalah kenyamanan jiwa yang melupakan aku pada fisik." Begitulah cinta ketika ia terurai jadi perbuatan. Ukuran integritas cinta adalah ketika ia bersemi dalam hati... terkembang dalam kata... terurai dalam perbuatan... Kalau hanya berhenti dalam hati, itu cinta yang lemah dan tidak berdaya Kalau hanya berhenti dalam kata, itu cinta yang disertai dengan kepalsuan dan tidak nyata... Kalau cinta sudah terurai jadi perbuatan, cinta itu sempurna seperti pohon; akarnya terhunjam dalam hati, batangnya tegak dalam kata, buahnya menjumbai dalam perbuatan. Persis seperti iman, terpatri dalam hati, terucap dalam lisan, dan dibuktikan oleh perbuatan. Semakin dalam kita merenungi makna cinta, semakin kita temukan fakta besar ini, bahwa cinta hanya kuat ketika ia datang dari pribadi yang kuat, bahwa integritas cinta hanya mungkin lahir dari pribadi yang juga punya integritas. Karena cinta adalah keinginan baik kepada orang yang kita cintai yang harus menampak setiap saat sepanjang kebersamaan. Rahasia dari sebuah hubungan yang sukses bertahan dalam waktu lama adalah pembuktian cinta terus menerus. Yang dilakukan para pecinta sejati disini adalah memberi tanpa henti. Hubungan bertahan lama bukan karena perasaan cinta yang bersemi di dalam hati, tapi karena kebaikan tiada henti yang dilahirkan oleh perasaan cinta itu. Seperti lelaki itu, yang terus membahagiakan istrinya, begitu ia memutuskan untuk mencintainya. Dan istrinya, yang terus menerus melahirkan kebajikan dari cinta tanpa henti. Cinta yang tidak terurai jadi perbuatan adalah jawaban atas angka-angka perceraian yang semakin menganga lebar dalam masyarakat kita.**
ni spesial buat salah satu temanku...
"Semakin
banyak yang kita benci dan kita musuhi,berarti kita telah menelantarkan
waktu, tenaga, pikiran, dan kebahagiaan kitauntuk memikirkan orang yang
tidak kita sukai. Sungguh rugi!?"
(AA Gym)
”Perumpamaan
orang beriman dalam kasih sayang, tolong-menolong, dan cinta laksana
satu tubuh. Jika satu anggota darinya merasa sakit, maka ia akan
mengajak seluruh tubuh dengan demam dan tidak bisa tidur.”
(HR Bukhari)
Hubbuka li syaiin yu’miiy wa yusimmu
"Kecintaanmu kepada sesuatu bisa membuat buta dan tuli"
(HR. Ahmad)
Laa yushiibu al-mukmin min hammi walaa washabin hatta asy-syaukati yusyaakuha illa kafara Allah bihaa min khathayaahu
"Tidaklah
seorang mukmin ditimpa kegelisahan dan perderitaan, termasuk pula duri
yang mengenainya, melainkan Allah menghapus kesalahan-kesalahan
karenanya"
(HR. Muslim)
Recent Comments